Liputan CS – Caringin, Bogor — Muspika Kecamatan Caringin bersama jajaran pemerintah desa melaksanakan kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong dengan fokus kerja bakti massal di sepanjang jalan provinsi, mulai dari Jembatan Cikereteg hingga Jembatan Cisalopa.

Kegiatan ini melibatkan empat desa yang berada di jalur utama tersebut, yaitu Desa Pasirmuncang, Desa Muarajaya, Desa Cinagara, dan Desa Paur Buncir, serta didukung oleh unsur Satpol PP Kecamatan Caringin dan elemen masyarakat.
Camat Caringin, Ramdan Firdaus, S.Sos., M.Si., dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program tahunan yang dilaksanakan atas instruksi Bupati Bogor dalam rangka memperingati Bulan Bhakti Gotong Royong. Program ini dicanangkan melalui launching serentak di Kecamatan Citerup, bersama 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah membangkitkan kembali semangat gotong royong dan kesadaran kebersihan lingkungan di tengah masyarakat, khususnya di jalur-jalur protokol yang sering dilalui masyarakat luas. Kami ingin menciptakan kondisi lingkungan yang bersih dan nyaman,” ujar Camat Ramdan.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini tidak berhenti hanya dalam satu hari, namun diharapkan menjadi gerakan berkelanjutan yang tumbuh dari kesadaran masyarakat sendiri.

“Kami sudah mengadakan rapat koordinasi dengan seluruh stakeholder di Kecamatan Caringin, termasuk perwakilan dari 12 desa dan perusahaan-perusahaan yang ada. Alhamdulillah, mereka telah mulai melakukan aksi bersih-bersih di lingkungan masing-masing,” tambahnya.
Sementara itu, Kasi Satpol PP Kecamatan Caringin, Andriansyah, S.IP., menegaskan komitmen jajarannya dalam mendukung penuh kegiatan ini.
“Sebagai bagian dari Muspika, kami akan terus melaksanakan tugas sesuai arahan dan instruksi pimpinan. Kegiatan ini tidak hanya fokus pada jalur protokol, tetapi juga menyasar lingkungan permukiman agar kebersihan menjadi budaya bersama,” jelasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan senantiasa menjaga lingkungan tempat tinggalnya.
“Mari kita tanamkan kesadaran bersama bahwa kebersihan adalah tanggung jawab kita semua. Jika lingkungan bersih, maka kenyamanan dan kesehatan akan mengikuti,” tutup Andriansyah. SEP