Liputan CS- Caringin – Pekan festival prestasi siswa Kecamatan Caringin, yang meliputi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tahun 2025, resmi dibuka pada hari ini. Kegiatan ini digelar di halaman SD Caringin 02 dan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Aep Saepulah, Ketua PGRI Engkus Sutisna, S.Pd., Pengawas Pendidikan Sri Haryati, M.Pd., serta perwakilan dari Polsek Caringin. Acara pembukaan dimeriahkan oleh penampilan marching band yang menambah semarak suasana.

Ketua Penyelenggara, Asep Saepul Kamal, S.Pd., menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai wahana aktualisasi dan unjuk prestasi peserta didik tingkat sekolah dasar. “Ini adalah momentum bagi anak-anak berbakat atau yang memiliki potensi dan talenta di atas rata-rata untuk menunjukkan kemampuan mereka,” ujarnya. Kegiatan ini juga menjadi tantangan bagi siswa untuk menghasilkan karya terbaik dan menjadi bagian dari proses pembinaan prestasi secara berkelanjutan, dalam rangka mengembangkan karakter peserta didik menuju Pelajar Pancasila.

Tercatat sebanyak 1.545 siswa dari 37 sekolah negeri dan swasta di Kecamatan Caringin turut berpartisipasi dalam ajang ini. Cabang lomba O2SN yang diperlombakan meliputi Pentas PAI, pidato, MTQ, MHQ, LCC, kaligrafi, adzan, dan sholat berjamaah, serta marawis. Sementara itu, FLS2N menyediakan empat cabang lomba, yaitu pantomim, nyanyi solo, gambar bercerita, kriya, dan anyam.

Asep Saepul Kamal juga menyampaikan harapannya agar tahun 2025 ini bisa lebih baik dari tahun sebelumnya, terutama dalam cabang pencak silat yang menjadi andalan Kecamatan Caringin. “Pencak silat sudah mendunia dan menjadi tradisi di sini. Oleh karena itu, kami berharap cabang ini bisa lebih dominan lagi,” tambahnya.
Ketua PGRI dan Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S), Engkus Sutisna, S.Pd., juga menyampaikan harapannya agar peserta yang dikirim oleh masing-masing sekolah dapat mewakili Kecamatan Caringin dengan baik, baik di tingkat kabupaten maupun nasional. “Dari 1.545 siswa yang berpartisipasi, kami berharap mereka bisa bersaing dengan semangat tinggi dan membawa nama baik sekolah masing-masing,” ujarnya.

Rincian peserta lomba terbagi menjadi 400 orang untuk Pentas PAI, 115 orang untuk FTBI, 98 orang untuk FLS2N, 205 orang untuk O2SN, dan 624 orang untuk Oltrad. Dengan semangat yang tinggi, seluruh peserta diharapkan dapat memberikan yang terbaik dan meraih prestasi gemilang.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana pembinaan karakter dan pengembangan bakat siswa, sesuai dengan visi pendidikan nasional untuk menciptakan generasi Pelajar Pancasila yang unggul dan berdaya saing global. Semoga kegiatan ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun dengan lebih baik dan sukses. SEP
