Liputan CS – CARINGIN. Pelaksanaan ujian kelas VI di SD Curugdengdeng, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, berjalan lancar hingga hari kelima. Sebanyak 43 siswa mengikuti ujian yang dibagi ke dalam tiga ruang kelas dengan mata pelajaran Pendidikan Olahraga Jasmani dan Kesehatan (PJOK).

SD Curugdengdeng yang berada di Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, tengah melaksanakan ujian akhir bagi siswa kelas VI tahun ajaran 2026. Pada hari kelima pelaksanaan ujian, sebanyak 43 siswa mengikuti kegiatan dengan tertib dan lancar.
Untuk menjaga kenyamanan dan kelancaran proses ujian, para siswa dibagi ke dalam tiga ruang kelas. Pada hari kelima tersebut, mata pelajaran yang diujikan adalah Pendidikan Olahraga Jasmani dan Kesehatan (PJOK).

Kepala SD Curugdengdeng, Nurlela, menyampaikan harapannya agar seluruh siswa dapat lulus 100 persen dan melanjutkan pendidikan ke jenjang sekolah menengah pertama (SMP).
Menurutnya, sebagian besar siswa diharapkan dapat melanjutkan pendidikan ke SMP Negeri 1 maupun SMP Negeri 2 sesuai dengan zonasi dan ketentuan yang berlaku. Namun, apabila ada siswa yang belum diterima di sekolah negeri, pihak sekolah tetap mendorong agar siswa melanjutkan pendidikan ke sekolah swasta.
“Yang terpenting jangan sampai ada anak yang putus sekolah atau tidak melanjutkan pendidikan. Di era modern seperti sekarang, pendidikan sangat penting bagi masa depan anak,” ujar Nurlela.
Ia juga mengingatkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor telah mencanangkan program wajib belajar 12 tahun sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat.
Selain itu, Nurlela mengimbau para orang tua dan wali murid agar terus memberikan dukungan kepada putra-putrinya untuk meraih cita-cita setinggi mungkin, bahkan hingga ke perguruan tinggi.
“Semua orang tua tentu akan bangga jika melihat anak-anaknya sukses di masa depan. Yang penting adalah semangat belajar dan dukungan dari keluarga,” katanya.
Ia menambahkan, saat ini pemerintah juga telah membantu sekolah melalui program Bantuan Operasional Sekolah (BOS), sehingga siswa dapat memperoleh pendidikan tanpa dipungut biaya tambahan.
“Sekarang sekolah sudah dibantu melalui BOS, sehingga anak-anak bisa mendapatkan pendidikan secara gratis. Semua kembali kepada dukungan dan perhatian orang tua terhadap pendidikan anak,” tambahnya. SEP
