190 PTPS se-Kecamatan Caringin Dilantik dan Dibekali Bimtek, Siap Kawal Pemilu Kepala Daerah Tahun 2024

Berita Daerah

Liputan CS. Caringin, Kabupaten Bogor — Sebanyak 190 Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) se-Kecamatan Caringin resmi dilantik pada Minggu, 3 November 2024, dalam acara yang digelar di GOR Kecamatan Caringin. Jumlah PTPS yang dilantik sesuai dengan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di wilayah ini, menjelang Pemilihan Umum Kepala Daerah, Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bogor serta Gubernur dan Wakil Gubernur Propinsi Jawa Barat Tahun 2024 pada tanggal 27 Nopember 2024 mendatang.

Pelantikan PTPS se Kecamatan Caringin

Acara pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua Panwaslu Kecamatan Caringin, beserta anggota Komisioner dan 12 PKD se Kecamatan Caringin, Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), dan Sekretaris Kecamatan Caringin, Aep Saepurahman, yang mewakili Camat Caringin. Kapolsek Caringin turut hadir melalui perwakilannya, Kanit Lantas Ipda Soleh, sementara Danramil diwakili oleh Babinsa Peltu Suwito serta KUA Caringin.

Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Caringin, Aep Saepurahman, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pelantikan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) yang telah berlangsung khidmat dan lancar. Ia menegaskan bahwa setiap PTPS yang dilantik hari ini juga telah menandatangani pakta integritas, sebuah komitmen penting untuk menjaga profesionalitas dan integritas dalam menjalankan tugas pengawasan Pemilu. Aep menekankan bahwa sinergi dan koordinasi yang baik antara PTPS dan Panwaslu Kecamatan sangat diperlukan agar pelaksanaan Pemilu berjalan lancar dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Hari ini sudah dilantik dan mulai bertugas. Pesan dari Bapak Camat Caringin sangat jelas, bahwa para PTPS diharapkan tidak mengambil keputusan sendiri-sendiri dalam situasi yang membutuhkan penanganan khusus. Jika ada keraguan atau ketidakpastian terkait aturan, sebaiknya segera berkonsultasi dan berkoordinasi dengan Panwascam terlebih dahulu. Keputusan yang diambil sebaiknya dimusyawarahkan terlebih dahulu untuk menghindari kesalahan yang dapat berpengaruh pada proses Pemilu,” ujar Aep.

Sambutan Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Caringin, Aep Saepurahman

Aep Saepurahman menambahkan bahwa setelah pelantikan, seluruh peserta yang telah dilantik wajib mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) sebagai langkah persiapan penting untuk menghadapi tugas di lapangan. Ia menekankan bahwa kehadiran dan partisipasi aktif dalam Bimtek ini sangat krusial agar setiap PTPS benar-benar memahami setiap aspek dari tugas pengawasan yang akan mereka emban.

“Kami berharap seluruh petugas PTPS dapat mengikuti Bimtek ini dengan serius dan sampai selesai. Bukan hanya untuk sekadar hadir, tetapi benar-benar memahami setiap detail dari tugas dan fungsi pengawasan yang akan dijalankan di TPS,” tegas Aep. Ia menjelaskan bahwa dengan pemahaman yang kuat tentang peraturan dan prosedur pengawasan, setiap PTPS akan lebih siap dan percaya diri dalam menjalankan tanggung jawab mereka, serta dapat mencegah potensi pelanggaran yang mungkin terjadi di TPS.

Ketua Panwaslu Caringin, Nana Maulana, menjelaskan bahwa pelantikan ini adalah langkah strategis dalam memastikan integritas Pemilu di tingkat TPS. “Pelantikan ini adalah bagian dari tugas dan instruksi Bawaslu Kabupaten Bogor. PTPS direkrut, diseleksi, kemudian dilantik sesuai arahan Bawaslu, agar setiap petugas memiliki pemahaman yang jelas dan bertanggung jawab dalam mengawal Pemilu secara jujur dan adil,” ungkapnya.

Penandatanganan Pakta Integritas

Kemudian, Ketua Panwascam Caringin, menjelaskan pula bahwa sebanyak 190 Pengawas TPS telah resmi dilantik dan menandatangani pakta integritas, yang menandakan kesiapan mereka untuk menjalankan tugas pengawasan mulai hari ini. Proses penandatanganan ini, menurutnya, bukan sekadar formalitas, tetapi komitmen untuk menjaga netralitas dan integritas dalam setiap tindakan. “Dengan pelantikan ini, para PTPS sudah mulai aktif bertugas di lapangan,” ujarnya.

Nana menekankan pentingnya Bimbingan Teknis (Bimtek) yang diikuti oleh semua PTPS setelah pelantikan, khususnya mengenai tugas dan fungsi yang akan mereka jalankan di lapangan. Menurutnya, Bimtek ini memberikan pengetahuan yang mendalam agar para pengawas TPS memahami tanggung jawab mereka secara menyeluruh dan mampu menghadapi berbagai situasi yang mungkin muncul di TPS. “Setiap PTPS harus paham betul dengan tugasnya, sehingga mereka bisa menjalankan tugas dengan benar dan menjaga netralitas agar pilkada berjalan sesuai harapan kita semua,” tambahnya.

Lebih lanjut, Nana menjelaskan bahwa Bimtek juga meliputi pelatihan terkait penggunaan aplikasi Sistem Pengawasan Pemilihan atau Siwaslih, yang menjadi alat utama bagi PTPS dalam melaporkan dan memantau jalannya pemilihan. Aplikasi Siwaslih akan menjadi sarana penting bagi PTPS. “Yang terpenting adalah semua PTPS wajib menguasai Siwaslih. Aplikasi ini akan menjadi pegangan utama dalam melaksanakan tugas pengawasan, membantu mereka mencatat dan melaporkan setiap hal penting dalam pelaksanaan pilkada,” tegasnya.

Nana berharap dengan pelatihan yang mendalam dan kesiapan PTPS di lapangan, proses pemilihan kepala daerah di Kecamatan Caringin dapat berlangsung dengan aman, jujur, dan transparan. Hal ini, menurutnya, akan sangat berpengaruh terhadap kualitas demokrasi dan kepercayaan publik terhadap hasil pemilu. UMAT

Liputan CS
Author: Liputan CS

Liputan CS adalah organisasi non-profit, sebuah komunitas informasi masyarakat, portal berita, gerbang informasi yang berfokus pada penyampaian informasi, inspirasi serta edukasi kepada masyarakat. Dapatkan update terbaru dan artikel menarik lainnya. Masyarakat memilih Liputan CS karena pendekatan inklusif dan kemampuannya dalam menyuarakan potensi wilayah dan ikut serta dalam mencerdaskan Bangsa.

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *