Lipuan CS – CARINGIN. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Caringin menggelar kegiatan Pengukuhan dan Musyawarah Kerja Pengurus MUI Desa se-Kecamatan Caringin yang dilaksanakan di wilayah Desa Pancawati, Tjopeng Resort, pada masa jabatan 2026–2030.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Caringin Ramdan Firdaus, M.Si, Ketua MUI Kecamatan Caringin Ustaz Moch. Entis Sutisna, S.Pd.I, Ketua MUI Kabupaten Bogor KH. Irpan, Ketua NU Aa Abdullah, S.Pd.I, unsur Forkopimcam, AKP Jajang, Mayor Tedi Rahmat, H. Aldi Wiharsa selaku Ketua APDESI, para Kepala Desa, Kepala KUA, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Satpol PP, serta para pengurus MUI Desa se-Kecamatan Caringin.

Ketua MUI Kecamatan Caringin, Ustaz Moch. Entis Sutisna, S.Pd.I, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan pengukuhan dan musyawarah kerja ini bertujuan untuk memperkuat sinergitas antara MUI Kecamatan dengan MUI Desa di seluruh wilayah Caringin. Menurutnya, MUI harus menjadi wadah pemersatu umat dengan menjunjung tinggi nilai kebersamaan, gotong royong, persatuan, dan kesatuan.
“Pengurus MUI yang telah dikukuhkan dan diambil sumpah jabatannya diharapkan dapat menjalankan tugas sesuai fungsi dan amanahnya di masing-masing wilayah, serta memberikan pelayanan terbaik bagi umat,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Caringin Ramdan Firdaus, M.Si, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai pengukuhan pengurus MUI ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran organisasi keagamaan di tengah masyarakat sekaligus sebagai ajang silaturahmi antar-pengurus MUI Desa.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh pihak yang hadir. Semoga para pengurus yang telah dikukuhkan dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan memberikan pelayanan keumatan yang optimal,” ungkapnya.

Ketua MUI Kabupaten Bogor, KH. Irpan, dalam arahannya menekankan pentingnya kekompakan ulama dan tokoh masyarakat dalam menjaga keutuhan bangsa. Ia menyoroti tantangan zaman modern yang semakin kompleks, terutama di bidang sosial dan teknologi, sehingga peran ulama sangat dibutuhkan sebagai benteng moral umat.
“Indonesia bisa tetap aman dan tenteram karena peran ulama dan tokoh agama yang terus menjaga persatuan. Kekompakan dan persatuan harus selalu diutamakan,” tegasnya.
Di tempat yang sama, Sekretaris MUI Kecamatan Caringin, Abdul Wahab, menyampaikan bahwa awal tahun 2026 menjadi langkah awal bagi pengurus MUI Desa dalam mengemban amanah sebagai waratsatul anbiya (penerus tugas para nabi). Ia menjelaskan bahwa MUI Desa ke depan akan terus bersinergi dengan pemerintah desa dan Muspika Kecamatan Caringin.
Beberapa program utama yang akan dijalankan antara lain penguatan kegiatan keagamaan, program santunan sosial, serta rencana kerja sama layanan kesehatan berupa pengobatan gratis bagi masyarakat kurang mampu yang difasilitasi dan ditandatangani langsung oleh MUI sesuai kriteria yang telah ditetapkan. SEP
