Liputan CS – CARINGIN. Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat bersama rombongan melakukan kunjungan kerja untuk memantau kondisi jalur rel kereta api dari Stasiun Maseng hingga Stasiun Cibadak, Sukabumi, pada Kamis (28/11/2024). Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan menjelang perayaan Hari Natal dan Tahun Baru, dengan fokus pada pengecekan kelayakan infrastruktur jalur kereta api.
Bahcril Bahkri, Pj. Bupati Bogor, menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan memastikan jalur kereta api di kawasan Bogor hingga Sukabumi layak digunakan. “Kondisi jalur kereta api harus siap pakai untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Oleh karena itu, kami turun langsung melakukan pengecekan di setiap stasiun sepanjang jalur ini,” ungkapnya kepada tim peliput.

Pemeriksaan dimulai dari keberangkatan di Stasiun Maseng menuju Stasiun Cibadak, kemudian dilanjutkan dengan perjalanan kembali ke Stasiun Maseng. Fokus utama kunjungan ini adalah memastikan kelancaran dan keselamatan perjalanan kereta api, terutama untuk pengguna jasa kereta api selama masa liburan akhir tahun.
Kepala Daerah Operasi (Kadaops) Jakarta 1, Yuskal Setiawan, turut memberikan keterangan bahwa pihaknya telah siap memberikan pelayanan maksimal kepada para penumpang. “Kami telah melakukan pemeriksaan bersama Dirjen, dan hasilnya menyatakan jalur kereta api dari Sukabumi hingga Bogor dalam kondisi layak dilalui. Keselamatan penumpang adalah prioritas utama kami, sehingga kondisi jalur akan terus kami perhatikan,” tegas Yuskal Setiawan.
Selain jalur rel, pemeriksaan ini juga mencakup evaluasi fasilitas di setiap stasiun. Langkah ini bertujuan memastikan operasional kereta api berjalan lancar, aman, dan nyaman. Dengan adanya langkah antisipatif ini, perjalanan kereta api di wilayah Sukabumi dan Bogor diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pengguna jasa kereta api.

Langkah konkret ini menjadi wujud komitmen pemerintah dalam mendukung kelancaran transportasi publik selama periode liburan akhir tahun, yang seringkali mengalami peningkatan volume penumpang.
PT. Kereta Api Indonesia (KAI) berencana mengembangkan wilayah sepanjang jalur kereta api, khususnya di Kabupaten Bogor. Pengembangan ini meliputi optimalisasi infrastruktur rel dan stasiun untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mempermudah aksesibilitas bagi masyarakat. Selain itu, KAI juga berkomitmen untuk menghadirkan fasilitas penunjang seperti pusat logistik, ruang komersial, dan area hijau di sekitar stasiun. Langkah ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus meningkatkan kualitas layanan transportasi kereta api di wilayah tersebut. SEP
