Liputan CS – Cisarua, Bogor – UPT Kesehatan Cisarua bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor menggelar kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan di Res Area Cisarua, Puncak. Kegiatan ini merupakan bagian dari program “Stop HIV/AIDS” yang bekerja sama dengan LEKAS (Lembaga Kajian Strategis), sebagai langkah pencegahan dini terhadap penyebaran HIV/AIDS di wilayah tersebut.

Ketua LEKAS, Muksin, selaku penyelenggara, menyampaikan kepada tim Liputan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk menjaga kesehatan masyarakat, khususnya dalam mengantisipasi potensi penyebaran HIV/AIDS. “Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya pencegahan, sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Pemeriksaan kesehatan sangat diutamakan agar warga benar-benar sehat dan bebas dari HIV/AIDS,” ujar Muksin.

Menurut data yang disampaikan, saat ini Kabupaten Bogor menempati peringkat kedua dalam jumlah kasus HIV/AIDS di Jawa Barat. Di wilayah Cisarua Puncak sendiri, sudah tercatat sekitar 100 kasus. Oleh karena itu, LEKAS bersama UPT Puskesmas Cisarua terus melakukan langkah-langkah antisipatif agar penyebaran tidak meluas.
Ketua Forum Wartawan Bogor Selatan (FWBS), Acep Mulyana, turut memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Ia menyatakan bahwa kegiatan semacam ini sangat positif dan bermanfaat bagi masyarakat. “Kami mendukung penuh program ini. Kegiatan ini tidak hanya penting untuk Cisarua, tetapi juga harus dilaksanakan di seluruh kecamatan di Kabupaten Bogor. Ini bentuk kepedulian nyata terhadap kesehatan masyarakat,” ungkapnya.
Acep juga mengapresiasi keterlibatan masyarakat Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, yang telah mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Ia berharap sinergi antara lembaga, pemerintah, dan masyarakat terus terjalin untuk memerangi HIV/AIDS secara lebih luas.
Program penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan ini menunjukkan bahwa masih ada banyak pihak yang peduli terhadap kesehatan masyarakat, dan menjadi bukti nyata pentingnya kolaborasi dalam mencegah penyebaran penyakit menular seperti HIV/AIDS. SEP
