Liputan CS – CIAWI. Memasuki hari ke-10 bulan suci Ramadan, SD Jambuluwuk 02 Kecamatan Ciawi melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) dengan jadwal yang disesuaikan. Setelah satu jam pelajaran, kegiatan dilanjutkan dengan peningkatan budi pekerti melalui program Pesantren Kilat (Sanlat).

Kepala SD Jambuluwuk 02, Ahmad Jauhari, S.Pd., dalam wawancaranya di ruang kerja menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik dari kelas satu hingga kelas enam, dengan total 629 siswa. Ia menjelaskan bahwa program Sanlat ini merupakan bentuk implementasi anjuran dari pemerintah pusat hingga Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor serta UPT Pendidikan Kecamatan Ciawi.

“Kami berharap peningkatan budi pekerti ini dapat terus dilaksanakan di setiap ruang kelas. Sebelumnya, kegiatan Sanlat dilakukan di halaman sekolah, namun tujuan utamanya tetap sama, yakni membentuk karakter siswa agar lebih menghormati guru, orang tua, serta sesama teman di sekolah,” ujar Ahmad Jauhari.
Saat ini, sistem pembelajaran di SD Jambuluwuk 02 masih terbagi menjadi dua shift, yakni pagi dan siang. Ahmad Jauhari berharap ke depan sekolah dapat memperoleh bantuan tambahan agar seluruh peserta didik bisa masuk di sesi pagi, sehingga proses pembelajaran bisa lebih optimal.
Dengan adanya kegiatan Sanlat ini, diharapkan siswa tidak hanya mendapatkan ilmu akademik, tetapi juga nilai-nilai moral dan budi pekerti yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari. SEP
