Liputan CS – Ciawi, Kabupaten Bogor – SD Negeri Jambuluwuk 02, Kecamatan Ciawi, mencatatkan jumlah peserta didik baru sebanyak 128 siswa kelas 1 untuk Tahun Ajaran 2025/2026. Para siswa diterima melalui proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB), dan akan dibagi ke dalam empat ruang kelas.

Pada hari kedua masuk sekolah, para siswa baru mengikuti kegiatan pengenalan lingkungan sekolah (PLS) bersama para guru. Kegiatan tersebut diawali dengan bersalaman dan pengenalan secara langsung di ruang kantor sekolah, sebagai bentuk penyambutan dan pembentukan kedekatan emosional antara siswa dan tenaga pendidik.

Kepala SDN Jambuluwuk 02, Ahmad Jauhari, S.Pd., menyampaikan bahwa jumlah peserta didik baru tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. “Alhamdulillah, antusias masyarakat sangat tinggi. Kami merasa bersyukur karena telah mendapat kepercayaan dari Dinas Pendidikan dan masyarakat setempat,” ujarnya.
Ahmad Jauhari juga menjelaskan bahwa saat ini sekolah sudah memiliki prasarana ruang kelas yang memadai, meski pengaturan jadwal belajar masih harus disesuaikan. “Untuk saat ini, siswa kelas 4 menjalani pembelajaran di sesi siang, sedangkan kelas lainnya tetap masuk pagi. Ini kami lakukan untuk mengoptimalkan penggunaan ruang kelas yang tersedia,” tambahnya.
Terkait kebijakan baru berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati, Ahmad menegaskan bahwa sekolah telah menyesuaikan diri dengan sistem lima hari kerja. “Jam belajar dimulai pukul 07.00 WIB dan berlangsung hingga selesai, sesuai dengan arahan pemerintah. Namun, tetap kami sesuaikan dengan kondisi di lapangan, terutama untuk pembagian antara kelas atas dan kelas bawah,” jelasnya.
Saat ini, sekolah memiliki sekitar 10 ruang kelas aktif dari kebutuhan ideal 20 rombongan belajar (rombel). Pihak sekolah berupaya mengombinasikan penggunaan ruang kelas pagi dan siang untuk menampung seluruh siswa secara optimal.
“Insya Allah, kami bersama dewan guru akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk mendukung kelangsungan dan kelancaran proses pendidikan di sekolah ini,” tutup Ahmad Jauhari. SEP
