Liputan CS – CARINGIN. SD Negeri Cipare, Kecamatan Caringin, mencatat sebanyak 40 siswa baru yang diterima melalui jalur SPMB dan telah mulai mengikuti kegiatan belajar sejak hari keempat masuk sekolah tahun ajaran 2025/2026.

Kepala SD Negeri Cipare, Nurlaleh, S.Pd., saat ditemui di ruang kerjanya mengungkapkan bahwa sekolah saat ini menghadapi tantangan besar, terutama terkait keterbatasan prasarana ruang belajar.
“Saat ini kami hanya memiliki lima ruang kelas aktif. Karena keterbatasan tersebut, kami terpaksa menggunakan ruang perpustakaan sebagai ruang kelas sementara, dan ruang guru kini menempati bekas ruang penjaga sekolah,” ujar Nurlaleh.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pihak sekolah sudah mengajukan penambahan Ruang Kelas Baru (RKB) melalui Musrenbang tingkat kecamatan. Ia berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor dapat segera merealisasikan permohonan tersebut.
“Tidak hanya ruang kelas, kami juga sangat membutuhkan penambahan fasilitas MCK (mandi, cuci, kakus). Idealnya, sekolah kami memiliki lima unit MCK, namun saat ini baru tersedia dua,” tambahnya.
Dengan jumlah siswa yang terus bertambah setiap tahun, Nurlaleh berharap pada tahun 2025 atau 2026 pemerintah dapat segera merealisasikan pembangunan ruang kelas dan fasilitas penunjang lainnya agar proses belajar mengajar dapat berjalan optimal. SEP
