Liputan CS – CARINGIN. SDN Balandongan, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, menerima 28 siswa baru pada Tahun Ajaran 2026/2027 melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Saat ini para peserta didik kelas I masih mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dijadwalkan berakhir besok sebelum memulai kegiatan belajar mengajar secara penuh.

Sekolah Dasar Negeri (SDN) Balandongan, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, resmi menerima sebanyak 28 siswa baru pada Tahun Ajaran 2026/2027 melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Seluruh siswa baru tergabung dalam satu rombongan belajar (rombel).
Kepala SDN Balandongan, Emda Rachmi, S.Pd., mengatakan jumlah siswa baru yang diterima tahun ini sedikit di bawah kuota yang diajukan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, yakni sebanyak 32 siswa.

“Kami bersama para dewan guru telah berupaya maksimal dalam pelaksanaan SPMB. Saat ini seluruh peserta didik di SDN Balandongan berjumlah 130 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6,” ujar Emda Rachmi.
Menurutnya, saat ini siswa kelas I masih mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Program tersebut bertujuan membantu peserta didik baru mengenal lingkungan sekolah, para guru, tata tertib, serta membangun semangat belajar sebelum kegiatan belajar mengajar (KBM) dimulai secara penuh.
Dalam penyelenggaraan pendidikan, SDN Balandongan didukung oleh lima guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan dua guru honorer. Selain itu, terdapat tenaga pendidik yang masih dalam proses pendataan ke dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
Meski demikian, sekolah masih menghadapi sejumlah tantangan, di antaranya kekurangan guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Selain kebutuhan tenaga pendidik, sekolah juga masih memerlukan tambahan sarana berupa meja dan kursi untuk tiga ruang kelas agar proses pembelajaran dapat berlangsung lebih optimal.
Emda menjelaskan, selama kurang lebih tiga tahun memimpin SDN Balandongan, berbagai pembenahan telah dilakukan, mulai dari penataan lingkungan sekolah hingga pemeliharaan fasilitas demi menciptakan suasana belajar yang aman dan nyaman bagi peserta didik.
Salah satu upaya yang telah dilakukan adalah perawatan halaman sekolah serta penebangan pohon yang rantingnya dinilai membahayakan bangunan sekolah. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari peningkatan keselamatan dan kenyamanan lingkungan belajar.
“Alhamdulillah, seluruh tenaga pendidik dapat bekerja sama dengan baik. Tanpa dukungan para guru, tentu berbagai program di sekolah tidak akan berjalan dengan maksimal. Mudah-mudahan ke depan SDN Balandongan dapat terus berkembang menjadi lebih baik,” pungkasnya.
Dengan berakhirnya kegiatan MPLS, pihak sekolah berharap seluruh peserta didik baru dapat segera beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan mengikuti proses pembelajaran secara optimal. SDN Balandongan juga terus berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan melalui penguatan sumber daya manusia serta pemenuhan sarana dan prasarana secara bertahap. SEP
