Liputan CS – CARINGIN. SDN Selaawi, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, menerima 53 siswa baru pada Tahun Ajaran 2026/2027 melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Melalui Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), sekolah menanamkan kedisiplinan dan pendidikan karakter sebagai bekal awal bagi peserta didik baru.

Sekolah Dasar Negeri (SDN) Selaawi, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, resmi menerima sebanyak 53 siswa baru kelas I pada Tahun Ajaran 2026/2027 melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) secara online. Jumlah tersebut sesuai dengan kuota yang telah diajukan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor.

Guru Kelas I SDN Selaawi, Rizki Maulana Ramadhan, S.Pd., mengatakan seluruh siswa baru dibagi ke dalam dua rombongan belajar (rombel). Saat ini, para peserta didik masih mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sebelum memulai kegiatan belajar mengajar (KBM) secara penuh.
Menurut Rizki, jumlah peserta didik SDN Selaawi pada Tahun Ajaran 2026/2027 mencapai 308 siswa. Proses pembelajaran didukung oleh 16 tenaga pendidik dengan ketersediaan 12 ruang kelas untuk 11 rombongan belajar.
Meski demikian, keterbatasan ruang belajar masih menjadi tantangan. Salah satu rombongan belajar kelas II masih harus mengikuti kegiatan belajar pada siang hari sebagai bentuk penyesuaian penggunaan ruang kelas.
Sementara itu, Kepala SDN Selaawi, Sabriyah, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan MPLS telah dilaksanakan sejak 13 Juli 2026 khusus bagi siswa kelas I. Program tersebut bertujuan membantu peserta didik mengenal lingkungan sekolah, para guru, teman-teman baru, serta memahami tata tertib yang berlaku.
Selama pelaksanaan MPLS, para guru memberikan pendampingan secara intensif agar siswa mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah sekaligus mulai membangun kebiasaan positif, termasuk kedisiplinan dalam mengikuti kegiatan belajar.
“Kami berharap anak-anak dapat memahami pentingnya menaati tata tertib sekolah serta memiliki kedisiplinan dalam mengikuti proses pembelajaran. Pendidikan karakter tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga memerlukan dukungan dan peran aktif orang tua di rumah agar pembentukan karakter anak dapat berjalan dengan baik,” ujar Sabriyah.
Ia menambahkan, sinergi antara sekolah dan orang tua menjadi faktor penting dalam membentuk karakter peserta didik sejak usia dini. Dengan kerja sama yang baik, sekolah berharap siswa tidak hanya berkembang dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki sikap disiplin, tanggung jawab, dan etika yang baik.
Melalui pelaksanaan MPLS dan dukungan seluruh tenaga pendidik, SDN Selaawi optimistis seluruh peserta didik baru dapat beradaptasi dengan lingkungan sekolah serta mengikuti proses pembelajaran secara optimal sepanjang Tahun Ajaran 2026/2027. SEP
